Rabu, 19 Februari 2014

LEBIH HEBAT SIAPA??

LEBIH HEBAT dari AHLI MATEMATIKA, ARSITEK HANDAL, TEKNIK SIPIL YANG PALING BERPENGALAMAN, KOMUNIKATOR ULUNG, PENCIPTA YANG TERKENAL, AHLI KIMIA YANG CANGGIH.
Mengapa disebut demikian?
Lebih Hebat dari Ahli Matematika, karena Lebah madu hidup sebagai koloni dalam sarang yang mereka bangun dengan sangat teliti. Dalam tiap sarang terdapat ribuan kantung berbentuk heksagonal atau segi enam. Sarang tersebut digunakan untuk menyimpan madu, pollen, royal jelly maupun untuk menetaskan anak-anaknya. Pernahkah kita berpikir, mengapa heksagonal? Para ahli matematika mencari jawaban dan setelah melakukan perhitungan yang panjang didapatkan jawaban yang menarik!

Rabu, 12 Februari 2014

MEMANGNYA LEBAH MADU ADA BERAPA MACAM SICH??

MADU memang sangat terkenal di seluruh dunia. Bukan hanya madu, ada banyak produk-produk lain yang diproduksi oleh lebah madu. Bee Pollen, Bee Propolis, Royal Jelly dan lain-lain. Siapa-siapa dibalik tukang produksi hal-hal ajaib ini? Jika mengenal kehidupan, biasanya mahluk hidup terdiri dari 2 macam yaitu betina dan jantan. Berbeda dengan kasus lebah madu yang unik ini.

Lebah adalah hewan sosial yang selalu hidup bekelompok. 1 koloni lebah terdiri dari 30.000-60.000 bahkan ada yang 80.000 ekor. Wow...bagaimana mengatur rakyatnya? Siapa pemimpinnya. Sekarang saatnya kita mengenal personil-personilnya. Are you ready??
Ada 3 macam personil di dalam koloni lebah:
a.      Lebah Jantan
b.      Lebah Ratu
c.      Lebah Pekerja















LEBAH JANTAN (DRONES)
Lebah jantan merupakan anggota koloni dari kehidupan sosial lebah madu yang berasal dari telur-telur yang tidak dibuahi (unfertilized). Jumlahnya dalam koloni berkisar dari beberapa puluh sampai beberapa ratus ekor. Ukuran tubuh lebah jantan lebih besar dari lebah pekerja, tetapi lebih kecil dari lebah ratu. Lebah pejantan adalah satu-satunya lebah jantan yang terdapat di sarang lebah dan hanya bertugas untuk membuahi sang ratu lebah. Enam belas hari setelah ratu lebah yang baru terlahir, ia terbang ke tempat lebah jantan yang telah menunggu kedatangannya. Setelah membuahi sang ratu, lebah jantan ini kemudian mati.

Lebah jantan merupakan lebah pemalas dan pemakan yang rakus. Lebah jantan hanya keluar dari sarangnya jika cuaca cerah dan terbang untuk tiga tujuan yaitu: untuk membersihkan tubuh (cleansing flight), terbang orientasi dan mengawini ratu (mating flight) dan saat terjadinya pemisahan koloni (swarming flight) (Koeniger, 1991). Karena sifatnya yang pemalas itu, pada musim peceklik banyak lebah jantan yang dibunuh oleh lebah pekerja. Pada banyak koloni, lebah jantan sering dihasilkan (ditetaskan ratu) pada bulan Mei sampai Juli (Free, 1982) atau pada saat musim bunga.

Ratu Lebah [ Queen Bee ]
Disetiap sarang lebah, hanya akan terdapat satu (1) ratu lebah diantara koloni lebah yang jumlahnya mencapai 80,000 ekor. badannya paling besar dalam koloni. Lebah ratu berasal dari sel telur yang dibuahi. Ovariumnya berkembang sempurna dan mampu menghasilkan telur yang nantinya menetas menjadi calon ratu, lebah pekerja dan lebah jantan. Ratu Apis mellifera mampu menghasilkan telur sebanyak 2.000 butir per hari. Secara genetik, sang ratu bertanggung jawab untuk mengkontribusikan karakteristiknya pada lebah lainnya yang terdapat di sarang.
Di dalam satu koloni hanya terdapat satu ratu. Jika ada telur yang berkembang menjadi calon ratu, biasanya calon ratu harus keluar dari koloni dan membentuk koloni baru, jika tidak dibunuh oleh si ratu tua. Menariknya, walaupun lebah menghasilkan madu, tetapi ratu lebah tidak mau dimadu.

Lebah ratu hanya kawin sekali selama hidupnya. Prosesi perkawinan dengan beberapa ekor lebah jantan yang berlainan dan terjadi di angkasa pada siang hari saat udara cerah di lokasi tempat kawin yang disebut Drone Congregation Area (DCA). DCA merupakan tempat berkumpulnya lebah jantan (Koeniger, 1991). Perkawinan terjadi beberapa kali dengan lebah jantan yang berlainan sampai ratu merasa cukup memperoleh spermatozoa dan menyimpannya di dalam spermateka. Dua sampai tiga hari kemudian ratu mulai bertelur secara terus menerus sampai usianya mencapai 4 – 6 tahun atau sampai simpanan spermanya habis.
Lebah ratu memiliki mata majemuk yang paling kecil dibanding dengan lebah pekerja maupun lebah jantan. Di ujung kepalanya terdapat antena yang berbentuk cincin berjumlah 11 buah dan perut terdiri atas 6 segmen. Perkembangan lebah ratu mulai dari telur sampai dewasa adalah 15 hari dan setelah itu ia siap dikawini oleh lebah jantan (Pavord, 1975).

          Ratu Lebah
  • Mengonsumsi royal jelly sepanjang hidupnya.
  • Hidup 40 kali lebih lama diban-dingkan lebah pekerja, kira-kira 4 hingga 6 tahun.
  • Tumbuh 40% lebih besar diban-dingkan lebah pekerja.
  • Bertelur (ribuan) setiap hari.
  • Aktif secara seksual
  • Membutuhkan 16 hari untuk berkembang

          Lebah Pekerja
  • Mengonsumsi royal jelly hanya pada 3 hari pertama dalam fase larva.
  • Hanya hidup untuk beberapa minggu, rata-rata sampai dengan 50 hari.
  • Memiliki tubuh lebih kecil dari ratu lebah.
  • Tidak berproduksi/mandul
    Tidak aktif secara seksual
  • Membutuhkan 21 hari untuk berkembang

Lebah Pekerja (Worker)
Lebah perawat (nurse bees); Lebah pencari (scout bees); Lebah pengumpul (collector bees).
Lebah pekerja merupakan kelompok yang jumlahnya paling besar dalam koloni. Sama halnya dengan lebah ratu, lebah pekerja juga berasal dari sel telur yang dibuahi (Dietz, 1986). Dalam satu koloni jumlahnya bisa mencapai 30.000 ekor dan 60.000 ekor pada koloni A. mellifera. Lebah pekerja adalah lebah betina yang organ reproduksinya tidak berkembang sempurna dan tidak dapat menghasilkan telur pada kondisi normal (Gojmerac, 1983).

Lebah pekerja bertanggungjawab penuh terhadap keutuhan dan kesejahteraan koloni. Kecuali tugas reproduksi, semua pekerjaan pada koloni lebah madu sepenuhnya dilakukan oleh lebah pekerja. Dipandang dari tempat berlangsungnya aktivitas dalam koloni lebah madu dapat digolongkan atas dua fase yaitu: 

  1. Tugas di dalam sarang pada separo umurnya yang pertama. Tugas di dalam sarang yang berlangsung selama 3 minggu meliputi pembuatan sisiran sarang, pemeliharaan telur, larva dan pupa, penyediaan makanan ratu dan lebah jantan, menyisir dan merawat ratu, mempertahankan koloni dari serangan pemangsa, mengatur temperatur dan kelembaban dalam sarang serta mematangkan dan menyimpan madu (Sihombing, 1997)
  2. Tugas di luar sarang pada separo umur berikutnya. Tugas di luar sarang yang berlangsung selama 4 minggu adalah tugas mengumpulkan nektar, polen, propolis dan air (Singh, 1962). 
Dengan komunitas yang beranggotakan puluhan ribu, ternyata Lebah memiliki keteraturan dengan bermacam-macam jenis maupun tugas masing-masing. Kuasa Allah begitu luar biasa dengan mahluk lemah namun kuat, LEBAH  MADU. Bagaimana dengan manusia? Apakah anda mempelajari sesuatu?


GO BREAKTHROUGH